Hari ini saya suntik Divalin yang ketiga alias yang terakhir. Pada kesempatan ini saya ada bertanya dengan dokter, apakah ada yang harus saya pantang untuk mencegah miom dan kista kembali. Well, sambil tertawa dokter cuma menjawab pantang miskin. Jujur saya tersentak. Tapi benar juga untuk pengobatan saya ini memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit (apalagi kantor tempat saya bekerja sama sekali tidak mencover). Saya tersentak dan dalam hati saya bilang ya, saya harus sukses! Segera dan kalau perlu sekarang. Like i said before, i will not and never think about the process, just focus to the result.
Datang ke kantor agak siang hari ini, baru taruh tas di meja, rekan kerja sudah minta tolong. Ya saya berusaha mungkin membantu tapi begitu dia mau menforward file dia ke email saya untuk dibuka, saya menolaknya. Sorry sis, i just come and i still not do my duty. Lama setelah ada waktu luang saya bertanya lagi, jadi diforward gak. EHmmmmm, jujur jawaban dia sungguh menyakitkan (lebay dot com saya ya hehehe). Udah diforward ke yang lain, tunggu kau lamaaaa udah dari tadi. Tapi saya memahami memang sifat dia begitu. Dia bila sudah suka dengan satu orang maka yang satu orang itu aja yang akan dia baik-baikin. Contohnya ada satu rekan yang sudah resign, tapi setiap kali rekan itu mampir untuk silahturami, dll dia selalu yang pertama senang. Dan perhatiannya mantap loh, padahal ehemm rekan tersebut pernah omong hal yang buruk tentang dia ke orang lain. Kadang saya iri... padahal saya gak pernah sekalipun ngomongin dia tapi respon dia...Well, not a good coworker :P
Kembali ke topik (hehehe saya kesel malah akhirnya jadi curhat dan melenceng dari topik). Saya ingin segera sukses, tapi sukses yang baik. Cause good success will not rob my health, my time and my happiness. Semangat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar